DEMOKRASI RAKYAT ,
MARXISME, KOMUNISME
A.
PENGERTIAN
Demokrasi Rakyat disebut juga demokrasi proletar yang berhaluan
Marxisme-komunisme. Demokrasi rakyat mencita-citakan kehidupan yang tidak mengenal
kelas sosial manusia dibebaskan dari keterkaitannya kepada kepemilikan pribadi
tanpa ada penindasan serta paksaan.
Akan tetapi, untuk
mencapai masyarakat tersebut perlu dilakukan cara paksa atau kekerasan. Menurut
Kranenburg demokrasi rakyat lebih mendewakan pemimpinnya. Sementara menurut
Prof. Miriam Budiardjo, komunis tidak merupakan sistem politik, akan tetapi juga
mencerminkan gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. Negara merupakan
alat untuk mencapai komunisme. Kekerasan dipandang sebagai alat yang sah. (http://www.ayobelajar.web.id/tema/1234/).
Tujuan dari Marxisme adalah pengembangan
negara ke dalam apa yang dianggap sebagai negara sosialis melalui kepemimpinan
pelopor revolusioner terdiri dari revolusioner "profesional", yang
merupakan kelompok-kelompok kecil terpenting dari para kelas pekerja yang
datang ke kesadaran sosialis sebagai akibat dari dialektika perjuangan kelas.
Negara sosialis, yang menurut Marxisme–Leninisme merupakan "kediktatoran
proletariat", terutama atau secara eksklusif diatur oleh partai pelopor
revolusioner melalui proses sentralisme demokrasi, yang digambarkan Lenin
sebagai "keragaman dalam diskusi, kesatuan dalam aksi". Melalui kebijakan ini, partai komunis
(atau yang setara) adalah lembaga politik tertinggi dalam kekuatan negara dan
organisasi utama kemasyarakatan. Marxisme–Leninisme melihat adanya persaingan
antara pihak, sebagai langkah yang tidak efektif dari demokrasi sejati dan agak
menegaskan bahwa, dalam sebuah masyarakat sosialis, pluralisme hanya mengukur
perpecahan dan disfungsi dalam masyarakat
B.
CIRI CIRI
C.
Demokrasi Komunis
adalah demokrasi yang mengatur kehidupan warganya dan segala sesuatunya
menjadi milik negara. Untuk mencapai hal tersebut, negara atau pemimpin
menggunakan cara kekerasan atau pemaksaan. Ciri-ciri demokrasi komunis :
D.
A)
Tidak percaya adanya Tuhan
E.
B)
Memperbolehkan tindak kekerasan
F.
C)
Tidak mengakui adanya hak asasi manusia
G.
D)
Perekonomian diatur oleh pusat
H.
E)
Kekuasaan dipegang oleh satu golongan
I.
Contoh negara yang
menganut demokrasi komunis :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar