Kamis, 28 Januari 2016

Perkembangan Astronomi Modern

PERKEMBANGAN ASTRONOMI MASA KINI
Perkembangan astronomi pada zaman modern sudah sangat pesat sekali. Ssebagai bukti pesatnya perkambangan astronomi adalah banyaknya penemuan-penemuan benda-benda luar angkasa seperti halnya planet-planet baru dan galaksi-galaksi baru. Dengan adanya peralatan yang canggih yang telah diciptakan para ilmuan khususunya ilmuan barat sangat mendukung perkembangan ilmu astronomi. Seperti halnya satelit-satelit NASA yang diterbangkan ke luar angkasa sangatlah mendukung untuk pengamatan fenomena luar angkasa.
           Para pakar astronomi pada zaman sekarang sudah mulai meneliti keadaan planet-planet luar angkasa dengan menerbangkan beberapa astronot untuk melakukan obserfasi ke planet-planet sebagai salah satu contohnya adalah planet mars. Planet merah (Mars) merupakan planet yang mendapatkan konsentrasi penuh dari para astronom. Bahkan mereka sampai membuat sebuah robot yang mampu menelusuri dataran Mars. Nasa Phoenix berhasil mendarat di Mars pada bulan Mei lalu. Dari sinilah diketahui bahwa planet Mars mampu dihidupi oleh manusia karena terdapat sumber air di dalamnya.
  Perkembangan Ilmu Astronomi Di Indonesia
Sejarah telah mencatat, geliat penerapan astronomi di kepulauan Nusantara telah ada sejak beberapa abad silam. Penanggalan kalender jawa, penentuan musim hujan, kemarau, panen, dan ritual kepercayaan lain yang menggunakan peredaran gerak benda langit sebagai acuan. Bahkan, mengutip sebuah lagu “nenek moyangku seorang pelaut”, mereka pun mahir menggunakan rasi-rasi bintang sebagai penunjuk arah.
Zaman beranjak ke masa kerajaan Hindu-Budha, dimana candi-candi dibangun berdasarkan letak astronomis. Candi-candi di daerah Jawa Tengah dibangun dengan menghadap ke arah terbitnya Matahari, timur. Sedangkan bangunan candi di Jawa Timur, menghadap ke barat, dimana Matahari terbenam. Meski begitu, ada sedikit perbedaan dengan candi kebesaran rakyat Indonesia, Candi Borobudur, yang dibangun menghadap ke arah utara-selatan tepat pada sumbu rotasi Bumi. Gunadharma, yang membangun Candi Borobudur memakai patokan bintang polaris yang pada masa dinasti Syailendra masih terlihat dari Pulau Jawa
Mulai abad ke 18, perjalanan Astronomi Indonesia telah beranjak ke arah yang lebih empiris. Pada masa itu, masyarakat dunia belum tahu jarak Bumi-Matahari. Halley, yang telah menemukan cara untuk menentukan paralaks Matahari, membutuhkan pengamatan di tempat yang berbeda-beda. Dengan menggunakan hukum Kepler, ia telah menghitung akan terjadinya transit Venus pada tahun 1761 dan 1769. Dan pengamatan fenomenal itu dilakukan di Batavia (Jakarta), di sebuah Planetarium pribadi milik John Mauritz Mohr, seorang pendeta Belanda kelahiran Jerman. Selain Mohr, Astronom Perancis De Bougainvile juga melakukan pengamatan transit Venus pada tahun 1769. Dari hasil pengamatan diperoleh gambaran transit Venus yang kemudian dipublikasikan dalam Philosophical Transaction.
Tahun 1920, berdirilah Nederlandch Indische Sterrenkundige Vereeniging (Perhimpunan Ilmu Astronomi Hindia Belanda) yang dipelopori oleh Karel Alber Rudolf Bosscha. Yang mencetuskan didirikannya sebuah observatorium untuk memajukan ilmu astronomi di Hindia Belanda. Butuh usaha yang tidak mudah untuk mendirikan observatorium yang sekarang terletak di daerah Lembang, arah utara Kota Bandung itu. Mulai dari penelitian lokasi yang tepat untuk pengamatan, hingga perjalanan teleskop “Meredian Circle” dan “Carl Zeiss Jena”. Pembangunan Observatorium dimulai pada tahun 1922 di atas tanah pemberian kakak beradik “Ursone” seluas 6 hektar. Hingga akhirnya teleskop besar Zeiss mulai berfungsi pada tahun 1928. Beberapa bulan setelah instalasi teleskop, K.A.R. Bosscha meninggal, dan observatorium itu dinamai Observatorium Bosscha.
Kini, observatorium bersejarah itu sudah berusia hampir 80 tahun. Di usianya yang mulai senja, Observatorium Bosscha telah menorehkan banyak catatan ke-astronomian. Sebagai contoh, penemuan planetary nebula di daerah langit selatan, 50% ditemukan di observatorium milik Indonesia ini. Ditambah dengan pengamatan-pengamatan lain seperti gerhana Matahari total pada tahun 1930, dimana Einstein duduk dalam komitenya untuk membuktikan Teori Relativitas Umum Einstein. Dan keikutsertaan Observatorium Bosscha dalam pendidikan ilmu pengetahuan alam, dengan mengadakan jurusan Astonomi di ITB pada tahun 1959.
Minat masyarakat terhadap ilmu yang menjadi “anak tiri” di Indonesia ini telah meningkat selama beberapa tahun terakhir. Melihat antusiasnya masyarakat dan media ketika terjadi fenomena langit yang jarang terjadi seperti saat melintasnya komet Halley (1986), oposisi Mars (2003), transit Venus (2004), dan lainnya. Juga dengan terbentuknya perkumpulan-perkumpulan pecinta Astronomi yang mulai marak. Dan beberapa media di dunia maya mulai dari millis, website, forum diskusi dan banyak blog yang berisikan info-info Astronomi.
Secara Internasional, astronomi di Indonesia pun sudah ‘cukup dipandang’. Terbukti dengan dipercayanya Indonesia menjadi tuan rumah APRIM, ajang berkumpulnya para astronom dunia, pada tahun 2005 silam, juga sebagai tuan rumah olimpiade Astronomi Internasional tahun 2008 mendatang. Belum lagi banyaknya siswa yang membawa pulang medali ke tanah air, hasil dari pertarungan mereka dalam Olimpiade Astronomi Internasional maupun Olimpiade Astronomi Asia Pasific. Kini, setelah melihat perkembangan ilmu Astronomi yang cukup pesat, akankah pemerintah lebih memperhatikan perkembangan ilmu alam ini? Seperti sudah menjadi hal umum jika ilmu alam kurang diperhatikan di negara tercinta ini. Padahal, sangatlah penting untuk membuka kesadaran sains di mata masyarakat Indonesia. Agar menjadi masyarakat yang cinta ilmu, yang bisa banyak membaca dari alam sekitarnya, dari tingginya langit hingga dalamnya lautan.
Kita bisa mencotoh negara-negara maju seperti Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA) ataupun Badan Antariksa Eropa (ESA), yang menyiapkan divisi khusus untuk pelayanan informasi Astronomi bagi publik. Mulai dari informasi informal hingga terprogram seperti pelatihan guru sekolah dan bantuan implementasi kurikulum ilmu pengetahuan alam. Memasukkan astronomi dalam kurikulum pelajaran siswa sekolah, mengapa tidak?
Indonesia, yang terbentang dari Sabang sampai Merauke hanya memiliki sedikit sekali fasilitas astronomi. Hampir semua kegiatan astronomi terpusat di Observatorium Bosscha dan Planetarium Jakarta. Ide pembuatan observatorium di daerah-daerah terpencil sudah ada sejak dulu. Yang sudah mulai berjalan seperti Planetarium di Palembang dan Tenggarong, Kalimantan. Juga adanya rencana menjadikan Pulau Biak sebagai tempat peluncuran satelit. Para pecinta Astronomi dan masyarakat Indonesia pada umumnya, memiliki mimpi agar dapat dibangun lagi observatorium-observatroium di daerah-daerah ataupun pulau-pulau terpencil lainnya. Selain belum banyak terjamah manusia, hingga tingkat polusinya kecil dan memungkinkan untuk melihat langit sangat cerah, pembangunan fasilitas astronomi itu juga menjadi sebuah ajang penyebaran pendidikan sains yang tentunya dapat mengurangi tingkat kebodohan masyarakat Indonesia.

Pemerintah Indonesia dan para pecinta Astronomi dapat bekerja sama dalam menyebarkan ilmu astronomi. Dengan tersedianya fasilitas media yang cukup banyak, keinginan adanya majalah atau tabloid astronomi tentunya mimpi yang harus diwujudkan. Kesediaan pemerintah untuk menyokong dana riset ataupun kegiatan keilmuan ini juga sangatlah diharapkan.

Selasa, 26 Januari 2016

TEKS PIDATO HARI KESAKTIAN PANCASILA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh 


Hadirin yang berbahagia 
Dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila,yang tepatnya pada tanggal 1 oktober tahun 2015 ini,marilah kita bersam-sama mengucapkan puji dan syukur kehadirat Alloh SWT.atas limpahan rahmat dan hidayahnya kepada kita saar ini meraih ridho dari –Nya.Amin ya rabbal alamin. 
Salam sejahtera marilah kita sanjungkan kepada junjungan nabi besar muhammad Saw.dimana beliaulah yang telah membiming umat manusia daari jalan dengan membawa misi agama islam. 
 Saudara saudara sebangsa dan setanah airKiranya kita tidak akan pemah melupakan persitiwa yang menetang Ideologi pancasila, bahwa pada tanggal 30 september 1965 yang lalu telah terjadi tragedi nasional yang mengecam kedaulatan negara kita. Sebuah tragedi memilukan yang dilakukan oleh sebuah gerakan yang menamakan diri Gerakan 30 September (G30S) yang dipimpin oleh Letkol Untung.  Banyak jendral yang dibunuh secara kejam dan sadisdi luar batas-batas prikemanusiaan lalu dimasukkan dalam sumur lubang buaya.        
Puncaknya,Pada malam hari tanggal 30 September 1965, sekelompok militer melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap sejumlah perwira tinggi angkatan darat. Kelompok itu menamakan diri sebagai Gerakan 30  September (G30S) di bawah pimpinan Letkol Untung, komandan Batalion I Cakrabirawa (pasukan khusus pengawal presiden). Ketika itu gerakan penculikan, G30S menguasai dua sarana vital komunikasi, yaitu RRI pusat dan gedung PN Telekomunikasi. Mélalui siaran radio, pelaku G30S menekankan bahwa G30S merupakan gerakan intern angkatan darat untuk menertibkan para anggota Dewan Jendral yang bermaksud melakukan kudeta. Kemudian diumumkan juga tentang pembentukan Dewan Revolusi dan pendemisioneran Kabinet Dwikora, sehingga pengumuman itu membingungkan masyarakat. Saudara-saudara sekalian sebangsa dan setanah air yang berbahagia. Akhirnya, pimpinan angkatan darat diambil alih oleh Panglima Kostrad Mayjen Soeharto, karena MenPangad Jendral Ahmad Yani belum diketahui nasibnya, sementara negara dalam keadaan gawat. Setelah berhasil menghimpun pasukan yang setia kepada pemerintah operasi penumpasan G30S segera dilakukan. Dalam waktu yang relatif singkat G30S dapat segera ditumpas. Sejumlah tempat penting yang dikuasai pasukan pendukungG30S dapat diambil alih dan pusat kegiatan G30S di dekat Halim Perdanakusuma juga dapat dikuasai. Saudara-saudara sekalian yang saya hormati. Demikianlah, yang saya sampaikan dalam kesempatan ini, terimah kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas segalakesalahan dan kekhilafannya.Wassalamualaikum wr.wb

Sabtu, 23 Januari 2016

SOAL SOAL MAPEL BIOLOGI

1. Pencernaan protozoa berlangsung secara
    a. Ekstraseluler
    b. Intraseluler
    c. Interseluler
    d. Gastrovaskuler

2. Penyusutan ekor berudu pada saat metamorfosis disebabkan oleh aktivitas organel 
    a. Badan golgi
    b. mitokondria
    c. Ribosom
    d. Lisosom

3. Melemahnya otot berangsur angsur sehingga menyebabkan kelumpuhan dinamakan
    a. Stiff
    b. Hipertrofi
    c. Miastenia gravis
    d. Polio

4. Bagian telinga yang merupakan fonoreseptor adalah
    a. Organon kortii
    b. Gendang telinga
    c. 3 tulang pendengaran
    d. Membran timpani
5. Enzim yang terdapat di lambung adalah
    a. Pepsin
    b. Lipase
    c. Amilase
    d. Tripsin


SOAL LAINNYA HARAP MENUNGGU POSTINGAN SELANJUTNYA.....(MATUR SUWUN)

Jumat, 22 Januari 2016

LIRIK LAGU PADHANG BULAN

Padang bulan, padange koyo rino.
Rembulane sing ngawe-awe 2X
Ngelingake, ojo turu sore.
E... Kene tak critani, kanggo sebo mengko sore 2x

Lamun wong tuwo, lamun wong tuwo kliru ngimpine...
Alamat bakal, alamat bakal getun mburine...
Lamun wong tuwo, lamun wong tuwo kliru ngimpine...
Alamat bakal, alamat bakal getun mburine...

Wong tuwo loro kundur ing ngarso pengeran...
Anak putune rame-rame rebutan warisan... 2x
Wong tuwo loro ing njero kubur anyandhang susah...
Sebab mirsani putra putrine ora ibadah...

Wong tuwo loro ing njero kubur anyandhang susah...
Sebab mirsani putra putrine do pecah belah...
Kang den arep-arep yoiku turune rohmah...
Jebul kang teko, jebul kang teko nambahi fitnah... 2x

Iki dino ojo lali lungo ngaji, Takon marang kyai guru kang pinuji...
Iki dino ojo lali lungo ngaji, Takon marang kyai guru kang pinuji...
Enggal siro ora gampang kebujuk setan...
Insyaallah kito menang lan kebejan... 2x

Padhang bulan padhange koyo rino, rembulane sing awe-awe...
Padhang bulan padhange koyo rino, rembulane sing awe-awe...
Ngelengake ojo turu sore...
kene tak critani kanggo sebo mengko sore.. 2x


Read more: http://www.wowkeren.com/lirik/novia_kolopaking/padhang-bulan.html#ixzz3xx3MTj6C

Rabu, 13 Januari 2016

KATA PENGANTAR BAHASA JAWA


Muji syukur Alhamdulillah.
Datenga Dzat ingkang Moho Murah
Ingkang paring taufiq lan hidayah
Sahingga kanthi semangat lan bergairah
Kawulo saget ngrampungaken buku Bahasa Jawa punika

Menawi susunan puniko salah
Kulo nyuwun kanthi ridhoning manah
Dipun leresaken supados genah

Lan mugiyo buku puniko saget manfaat lan mashlahah
ugi saget barokah
Tumrap poro ummah
Fiddunya wal Akhiroh.

Amiin


ADA LAGI CONTOHNYA BROO.......

Muji syukur wonten ngarsanipun Gusti Allah SWT, kulo saged ngrampungaken tugas punika, khanti mboten wonten pambeng satunggal punapa.

Matur suwun sanget dhumateng Bapak/Ibu Pembimbing ingkang sampun membimbing kulo anggenipun damel kliping punika.

Kliping punika kangge syarat nderek Ujian Praktik Bahasa Jawa wonten ing SMP INDONESIA. Ing pangajab, mugio kliping punika wonten paedahipun dhumateng kitho sedoyo.

Kliping punika taksih kirang sempurna amargi wekdal ingkang kesesa ugi kirang pangertosanipun kulo. Pramila kulo nyuwun pangapunten. Kulo sueun kritik lan saran saking pemaos, wasono matur nuwun.

Penyusun

Selasa, 12 Januari 2016

KEMIRIPAN BAHASA JAWA TERHADAP BAHASA INGGRIS

Ternyata bahasa jawa juga memiliki keunikan yang jarang diperhatikan oleh kebanyakan orang, yaitu bahasa jawa memiliki kemiripan dengan bahasa inggris, walaupun hanya dari segi penuturannya saja sedangkan dari artinya mesti kacau balau hahahaha.... Jangan dimasukin otak yaa... hanya hiburan semata....................................

Ayam = Pee Tick (pitik)
Bicara Tidak Jelas = Pay Low (pelo)
Daging Tumbuh = Cow Till (kutil)
Alat Penggoreng = Shoe Till (sutil)
Melekat = Can't Till 
Mengejar = Go Duck 
Tempat Menumpuk Barang = Good Dunk (gudang)
Tanah Berlumpur = Jam Broad (jembrod)
Berguguran = Broad Doll (brodol_
Naik keatas = Man Neck(menek)
Sangat Sederhana = Go Book (GUBUK)
Tidak Seret = Can Door (kendor)
Celana Dalam = Color 
Kecil Pendek = Moon Tell 
Lupa = Shoe Pay 
Ringan = Cow Luck
Bujangan = Jaw Cow 
Berani = Candle (kendel)
Selesai = Man Toon
Suka = The Men (demen)
Kelapa Muda = The Gun (degan)
Hujan Lebat = The Rest (deres)
Melihat = The Lock (ndelok)
Habis = Tell Us (telas)
Kepiting = You You (yuyu)
Sisa sisa = Car Rent - Car Rent 
Celana = Shoe Wall (sual)
Terima kasih = Shoe Won't (suwun)
Ada = Want Ten (wonten)
WC Umum = Pound Ten (wonten)
Kelaparan = Clue Went (keluwen)
Kurang Ajar = Jump Put ! (jamput)
Kaki = Kick Kill (kikil)
Kaki = She Kill (sikil)
Anus = She Late (silit)


hahahaaa.... Cuma hiburan gan, gak usah dimasukin otak....

RAMALAN JAYABAYA



Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran (besok sudah ada kereta tanpa kuda)
Tanah Jawa kalungan wesi(Pulau jawa berkalung besi)
Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang (Perahu berjalan di angkasa.)
Akeh janji ora ditetepi  Banyak janji tidak ditepati.
 Manungsa padha seneng nyalah Orang-orang saling lempar kesalahan.
Ora ngendahake hukum Hyang WidhiTak peduli akan hukum Hyang Widhi.
Barang jahat diangkat-angkat Yang jahat dijunjung-junjung.
Barang suci dibenci Yang suci (justru) dibenci.
Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit--- Banyak orang hanya mementingkan uang.
Lali kamanungsan( Lupa jati kemanusiaan.)
Lali kabecikan--- (Lupa hikmah kebaikan.)
Lali sanak lali kadang--- (Lupa sanak lupa saudara.)
Akeh bapa lali anak--- (Banyak ayah lupa anak.)
Akeh anak wani nglawan ibu--- (Banyak anak berani melawan ibu.)
Wong bener thenger-thenger --- (Orang (yang) benar ragu ragu)
Wong salah bungah --- (Orang (yang) salah gembira ria.)
Wong apik ditampik-tampik--- (Orang (yang) baik ditolak ditampik)
Wong jahat munggah pangkat--- (Orang (yang) jahat naik pangkat.)
Wong agung kasinggung--- )(Orang (yang) mulia dilecehkan)
Wong ala kapuja--- (Orang (yang) jahat dipuji-puji.)
Wong wadon ilang kawirangane---( perempuan hilang malu.)
Wong lanang ilang kaprawirane--- (Laki-laki hilang jiwa kepemimpinan.)
Akeh wong lanang ora duwe bojo--- (Banyak laki-laki tak mau beristri.)
Akeh wong wadon ora setya marang bojone--- (Banyak perempuan ingkar pada suami.)
Akeh ibu padha ngedol anake--- (Banyak ibu menjual anak.)
Akeh wong wadon ngedol awake--- (Banyak perempuan menjual diri.)

Itupun masih sebagian, Klik disini jika anda ingin melihat lebih jelas
MATUR SUWUN